Menanti Musda Golkar Kukar: Hasanuddin Mas’ud, Masih Mendominasi Bursa Calon Ketua

Kukar174 Dilihat

INSPIRATORNEWS.COM – Partai Golkar Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kini tinggal menunggu waktu pelaksanaan. Musyawarah Daerah (Musda) Menyusul terbitnya Surat Keputusan (SK) kepengurusan Partai Golkar tingkat Provinsi Kalimantan Timur pada akhir Januari 2026. Dengan keluarnya SK tersebut, Musda di tingkat kabupaten/kota segera bergulir.

Sekretaris Jenderal DPD Partai Golkar Kukar, Johansyah, SE, M.Si, mengampaikan bahwa rencana pelaksanaan Musda sudah disusun beberapa bulan lalu. Namun, keputusan itu baru bisa di pastikan secara formal kami menunggu SK dari DPD I provinsi. Alhamdulillah, di akhir Januari kemarin SK itu sudah keluar,” ujarnya

Setelah SK diterbitkan, pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan DPD I Partai Golkar Kalimantan Timur. Dari hasil koordinasi tersebut, lanjut Johansyah, Pengurus DPD I Partai Golkar Kalimantan Timur, akan mengeluar surat edararan kepada seluruh DPD II di 10 kabupaten/kota se-Kalimatan Timur, surat edaran itu sebagai dasar pelaksanaan musda secara serentak, saat di konfimasi melalui via whatsap saptu 7/2/2026

Keputusan ada pada surat edara dari DPD I turun, maka saya sebagai sekjen DPD II Partai Golkar Kutai kartanegara, Johansyah akan melaksana rapat koordinasi bersama pengurus partai golkar kutai kartanegara untuk membahas teknis pelaksanaan Musda yang akan di selengarakan” ungkapnya

“Johansyah menyampaikan klarifikasi, terkait namanya yang sebelumnya disebut ikut maju dalam bursa pencalonan Ketua, Penegasan ini disampaikan bahwa dirinya tidak ikut serta dalam bursa pencalonan ketua, untuk meluruskan pemberitaan yang telah beredar di sejumlah media. Johansyah menyatakan Partai Golkar Kukar membuka ruang seluas-luasnya bagi kader terbaik untuk maju sebagai calon Ketua DPD II Partai Golkar Kutai Kartanegara pada periode selanjutnya,” ungkapnya

Perkiraan pelaksanaan Musda berada di bulan Maret atau April 2026. Saat ini kami masih menunggu surat edaran resmi, tapi arahnya sudah jelas dan tinggal mematangkan teknis,” jelasnya.

Terkait bursa calon Ketua DPD Partai Golkar Kukar, Johansyah menyebutkan bahwa hingga saat ini nama Hasanuddin Mas’ud masih menjadi salah satu Vigur, yang mendominasi bursa calon ketua. Namun peluang bagi kandidat lain tetap terbuka lebar. Tetapi semua melalui mekanisme yang sama, sesuai aturan partai,” tegasnya.

“Ia menjelaskan, setelah panitia Musda dibentuk, akan ada Steering Committee (SC) yang membuka pendaftaran calon ketua. Proses pendaftaran dilakukan secara terbuka dan jelas, dilanjutkan dengan tahapan verifikasi pemberkasan untuk menentukan kelayakan calon. “Golkar adalah partai demokrasi. Semua berjalan sesuai prosedur dan mekanisme organisasi,” tambahnya.

Sejauh ini, belum terdegar nama ataupun kandidat lain di internal Partai selain Hasanuddin Mas’ud sendiri, merupakaan Ketua DPD II Partai Golkar Kutai Kartanegara saat ini, Namun ia menegaskan, daftar final calon baru akan diketahui setelah pendaftaran resmi dibuka.

“Lebih jauh, Johansyah berharap Musda kali ini mampu melahirkan kepengurusan baru yang benar-benar solid dan progresif. Menurutnya, konstelasi politik Kukar saat ini sangat dinamis, melihat hal ini, Partai Golkar Kutai Kartanegar harus mengambil peran strategis dan kongrit kedepanya

“Ia berharap, Partai Golkar Kukar kedepan harus mampu memberikan harapan dan menjawab semua tantangan masyarakat kutai kartanegara baik secara jangka pendek mau jangka panjang
“Target kami ke depan, khususnya 2029, Golkar tidak hanya menjadi partai pengusung, tetapi harus mampu melahirkan vigur yang menjadi kandidat calon bupati atau wakil bupati dari kader sendiri,” ujarnya.

Untuk diketahui, hak suara dalam Musda Golkar Kukar berasal dari 20 pimpinan kecamatan, ditambah satu suara gabungan dari pendiri dan sayap partai, serta satu suara dari DPD I provinsi, sehingga total berjumlah 22 suara. Setiap calon ketua wajib mengantongi dukungan minimal 30 persen dari total pemilik suara sebagai syarat pendaftaran. Tutup Johansyah. (#)