Pemkab Kutim Gelar Forum Group Discussion Secara Virtual

Ekonomi, Kutim138 Dilihat

INSPIRATORNEWS.COM SANGATTA – Pemkab Kutai Timur pagi tadi (18/5/2020) menggelar Forum Group Discussion (FGD) secara virtual terkait Kajian Intensifikasi dan Ekstensifikasi Income Daerah dengan FISIP Universitas Merdeka Malang. Kegiatan ini untuk mengoptimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari berbagai sumber, dan kemampuan menambah sumber-sumber pendapatan baru. Serta, meningkatkan kualitas dan performa dari sumber-sumber pendapatan yang sudah ada.

Bupati Kutim Ismunandar mengakui meskipun tren PAD Kutim terus mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir, namun masih ada yang dianggap belum optimal.

“Untuk itu, kita bekerja sama dengan FISIP Universitas Merdeka Malang untuk melakukan kajian intensifikasi dan ekstensifikasi income daerah ini. Kita mau lihat mana yang mau di-intensifikasi dan mana yang mau di-ekstensifikasikan,” jelasnya.

Menurut Ismunandar, FGD kali ini masih sebatas laporan pendahuluan. “Namanya laporan pendahuluan kan belum ada kesimpulan yang pasti. Namun yang jelas lebih fokus kepada  mencari sumber-sumber pendapatan baru serta meningkatkan kualitas dan performa dari sumber-sumber pendapatan yang sudah ada,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Bapenda Kutim Musyaffa mengaku FGD ini tak hanya mencari sumber-sumber pendapatan baru, melainkan juga lebih mengintensifkan 11 jenis pajak dan 23 jenis retribusi yang ada dalam UU No 28 dan Perda No 1, 8, 9 dan 10 tentang Retribusi.

“Bagaimana mengintensifkan, contohnya misalnya sarang burung walet, dengan luas wilayah yang dimiliki, Pemkab Kutim ada nggak alternatif lain atau solusi berupa menggunakan IT yang biayanya lebih murah, namun kita bisa mendapatkan hasil yang lebih maksimal dalam melakukan pungutan retribusi,” jelasnya.(ad)