Parepare, Mahasiswa anggota HMI MPO Asal kota pare-pare terancam tak bisa ikut kongres yang diadakan dua tahun sekali. Kordinator wilayah sulsel Badko sulselbar menahan permohonan pengSKaan pembentukan cabang kota parpare
Mereka ini merupakan kader himpunan mahasiswa islam yang berasal dari perguruan tinggi di kota parepare mengaku seharusnya kami juga sudah terdaftar sebagai peserta pada kongres 32 yang dilakasanakan dikendari Namun, niat keberangkatan mereka tertunda sebab tak mendapat restu dari Badko HMI MPO SULSELBAR.
Sebelumnya koordinator wilayah sulsel menjanjikan akan mengurus pengadministrasian pesrsiapan pembentukan hmi cabang kota Parpare. Tetapi setelah menunggu hingga bulan awal bulan februari 2020 status HMI MPO persiapan Cabang kota Parepare ini masih terlantar.
Penanggung jawab persiapan pembentukan cabang parepare zhakri, saat ditemui menyampaikan, “jujur saja kami bukannya kecewa dengan tidak dihadirkannya kami saat euforia HMI seindonesia di kendari, hanya saja kami sangat berharap untuk disegerakannya pembentukan cabang, kami sudah menyerahkan berkas dan siap berkontribusi untuk Hmi,”
Berbeda dengan konfirmasi badko sulselbar abdu memberitahukan kepada inspiratornews.com kami sudah mempersiapkan segala berkas, namun masih ada yang mesti dikondusifkan, mengingat kader HMI di kota parepare masih masuk didalam kepengurusan komisariat dibawah naungan cabang Barru. Tentu hal internal itu yang lebih dulu kami selesaikan, sementara kami kondisikan setelah rapat anggota komisariat mereka, setelah itu berkas yang di BADKO akan kami teruskan ke PB HMI, jika mereka bersikeras meminta tanggung jawab Badko untuk menghadirkan mereka dikongres silahkan ditanya dimana mereka bernaung” Tegas abdu
Kongres dua tahunan HMI ini berlangsung mulai 29 Februari hingga 4Maret 2020 dan menghadirkan Mahfud Md menteri polhumham.





