Asrah : Pengalaman Adalah Guru Terbaikku

Sulselbar337 Dilihat

Pengalaman adalah Guru Terhebatku

Pengalaman mengajarkan banyak hal termasuk pengalam di Himpunan Mahasiswa Islam MPO.

Waktu itu saya masih duduk dibangku semester dua Kampus STIA Al-Gazali Barru tahun 2017, seorang teman mengajak saya bergabung di organisasi yang namanya HMI, entah kenapa setelah dijelaskan organisasi tersebut dengan singkat saya sudah merasa ingin ikut berproses.

Tibalah waktunya kami mengikuti Basic training HMI yang diadakan di salah satu aula bertempat di jalan abdul muis, sebuah aula sederhana bekas dinas pendidikan.

Masih teringat waktu basic training cabang angkatan V pesertanya ada tujuh mahasiswa, Seorang ikhwan dan enam akhwat dan hanya saya sendiri perwakilan dari kampus STIA Al Gazali, Sementara yang lainnya berasal dari Kampus AKPER YAPI Barru, STAI DDI Mangkoso dan UIT Makassar.

Seiring berjalannya waktu saya diamanahkan menjadi sekretaris komisariat STIA Al- Gazali Barru yang saat itu di nahkodai oleh A.Muh.Fiqi, Kami tercatat sebagai pengurus pertama yang kemudian menjadi cikal bakal bergesernya perkaderan dan arah juang HMI di pusat kota Barru, Yang sebelumnya berkembang di Utara kota, Yakni Kampus Akper dan STAI DDI.

Selama setahun dikomisariat rasanya belum cukup karena dulu kami masih Fokus-fokusnya di dunia perkuliahan sehingga sedikit waktu untuk berHmi, Maklum masih Mahasiswa Baru.

Setelah mengabdi dikomisariat selama satu periode. Pasca konferensi cabang ke 10 yang di laksanakan di sekretariat Sumpang binangae Barru, saya kembali di amnahkan menjadi ketua bidang keputrian di Cabang yang di nahkodai oleh Muhammd Reski.
Melaksanakan dan mengikuti segala proses pembentukan jati diri sebagai akhwat yang kemudian menjadi dasar terbentuknya KOHATI Cabang Barru.

Bagi saya ada satu kegiatan yang paling sangat berkesan waktu periode itu adalah kegiatan mengajar kepada adik-adik yang tinggal di sekitaran sekretariat, dimana pelajar merupakan anak-anak yang bermukim di lingkungan sekretariat cabang. Setelah pulang sekolah mereka kerumhnya hanya pulang untuk berganti pakaian dan lngsung datang ke sekret dengan menenteng buku dan pulpen, terkadang kita makan bareng di sekret dan belajar bareng, betapa besar antusias mereka untuk belajar di sekretariat terletak di jl.h.lanca, kelurahan sumpang binangae.

Pada tahun 2018 Masa LK II juga jauh lebih memberikan pelajaran, saya salah satu peserta LK II angkatan pertama yg diadakan oleh HmI Cabang Barru se-inbangtim, meskipun kami merangkap menjadi peserta sekaligus panitia tetapi itu tidak mengurangi rasa keinginan untuk tetap melanjutkan Intermadite tersebut sampai akhir

Salah satu cabang di bagian sulselbar juga tercatat di bagian dari pengalaman saya yaitu Cabang Majene di cabang inilah saya melaksanakan penataran kohati sehingga dapat membentuk kohati di cabang barru
Ketika mendegar kohati cabang majene ingin mengadakan penataran kohati yang pertama, saya sangat antusias mngikuti kegiatan tersebut, waktu itu saya berangkat dengan teman saya Linda kami hanya mengendari roda dua untuk menuju kesana yg kurang lebih tujuh jam perjalanan yg kami tempuh melewati panas, hujan serta debu-debu yang berterbangan.
Ini semua bagian dari terbentuknya Kohati cabang barru

Habislah masa periode itu tibalah masa dimana saya tidak pernah berfikir atau berkeinginan menjdi seorang ketua
Tapi takdir berkata lain,
Di konferensi cabang XI dan muskoh I tahun 2019
Muh.Iqbal terpilih menjadi ketua cabang barru dan lagi-lagi nama Asrah diamanahkan menjadi Ketua kohati yang pertama di cabang barru.

Menjadi ketua kohati pertama tidaklah mudah dimana kita memulai segala sesuatu dari nol tetapi ini telah membuat kita lebih kuat dan menghargai arti sebuah perjuangan, dan tentunya ini semua berkat dukungan dan bantuan pengurus dan teman” HmI Cabang Barru dengan dinamika dan perkembangannya.

Dimasa menjadi kekoh saya pernah dimandat untuk mengikuti kongres ke XXXII di Kendari sulawesi tenggara tahun 2020, itu merupakan perjalan yang cukup jauh yang ku kunjungi dan kali pertama saya mengikuti yang namanya Kongres HmI dimana yang biasanya ketika bertemu cabang HmI hanya satu atau dua cabang saja, tetapi di kongres kita bertemu dengan kader-kader HmI se-Indonesia dan bertemu senior-senior” yang Sungguh luar biasa.

Muncullah kabar duka saudara kita yg berada di Masamba Luwu timur, kita berkeinginan untuk membatu sehingga kita turun kejalan untuk meminta sumbangan di tugu payung dan di pekkae, setelah semua telah siap esoknya kamipun berangkat ke Masamba untuk memberikan lagsung kepada masyarakat yg terkena bencana,
disana teman Cabang Palopo telah menunggu untuk mengarahkan dan membantu memberikan bantuan

Melihat situasi dan kondisi yang terjadi di Masamba Kab.Luwu Utara merupakan musibah yg sangat serius, kita sebagai manusia sangat bersedih melihat masyarakat di tengah pengungsian yg hanya menggunakan terpal saja.
Syukur Alhamdulillah amanah yg diberikan oleh Masyarakat Barru kepada kami telah kami salurkan kepada Masyarakat Masamba Luwu Utara yang terkena Musibah Banjir
Insya Allah itu sangat membatu Masyarakat.

Berbicara masalah pengalaman sebenarnya masih banyak yang ingin saya ceritakan, tetapi biarkan dokumentasi dan lokasi terjadinya pengalaman yg menjadi saksi.

Suka dan duka telah saya rasakan diorganisasi ini sehingga sulit rasanya meninggalkan organisasi ini, walaupun meninggalkan secara struktural saja tetapi mau tidak mau ditiap tahunnya struktrural pasti berubah.

Saya mengingat pesan salah satu alumni Hmi Kanda Jamal Pasolowongi, mengatakan
Demisioner hanya struktural, hanya fisik, sejatinya perjuangan ber-HMI tidak mengenal demisioner, yang ada adalah terus berjuang hingga cita-cita HMI tercapai,
“Jangan sampai HMI berakhir di tangan anda karena jika itu terjadi Anda sedang berada dalam kecelakaan sejarah, sejarah pasti akan mencatatnya, perkuat dasar keilmuan dan ke-santrian HMI Cabang Barru, “Mesjid tempat sujudku, buku pencerahan ku dan jalanan adalah luapan perasaanku”

Alhamdulillahirabbilalamin konferensi HMI Cabang Barru Ke XII dan Muskoh Kohati ke II telah selesai pada tanggal 11 Oktober 2020, dimana masa kepengurusan telah usai saya dan pengurus kohati yang baru di demisioner mengucapkan banyak terimakasih serta Memohon maaf segala kesalahan yang dilakukan, amanah ini merupakan proses pembelajaran untuk menjadi lebih baik lagi, Terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh anggota dan semua pihak yang sudah mendukung dan membantu saya selama ini, saya bangga menjadi bagian dari kalian
Semoga selalu ikhtiar dalam berjuang.

Satu pesan saya “Kerjakanlah sesuatu dengan hati Ikhlas, sungguh kau takkan merasakan kelelahan”

Barru, 11 Oktober 2020

Asrah
Ketua Kohati Pertama
Cabang Barru periode 2019-2020