Tambang Emas Ilegal di Sungai Mahakam Marak di Long Hubung, Warga Mahulu Protes

Mahulu1510 Dilihat

INSPIRATORNEWS.COM MAHULU –
Praktek pertambangan emas ilegal di perairan Sungai Mahakam khususnya di wilayah Kampung Sirau Kecamatan Long Hubung Kabupaten Mahakam Ulu beroperasi secara diam-diam. Informasi ini dikeluhkan masyarakat Kecamatan Long Hubung dan sekitarnya karena dapat merusak habitat sungai.

Dari pantauan media Inspiratornews.com Kamis (22/2/2024) terlihat puluhan rumah rakit yang berjejer di pinggir Sungai Mahakam atau di sekitar Kampung Sirau lagi asyik beraktivitas.

Menurut Daniel warga Long Hubung mengatakan bahwa praktek pertambangan emas ilegal tersebut sudah berlangsung setahun ini, tanpa ada tindakan tegas dari aparat terkait.

“Saya khawatir kalau pertambangan emas ilegal ini terus berlangsung akan merusak habitat sungai dan alam termasuk sungai-sungai akan dangkal dan rusak,” kata Daniel.

“Informasinya para penambang tersebut adalah warga sekitar dan sebagian lagi dari luar Mahulu, dimana ada pemodal yang mendanai dan mempunyai orang kuat dibelakang layar,” jelasnya.

Bahkan ada salah satu oknum Petinggi kampung yang mendapatkan jatah fee setiap minggu dan setiap bulannya untuk mendukung kegiatan ilegal ini.

Hal senada dikatakan Evi warga Mamahaq Teboq mengatakan aparat harus bertindak tegas jangan ada pembiaran karena dapat merusak alam dan mengganggu arus transportasi sungai.

Apalagi kemarin ada speed boat yang karam di sekitar wilayah tersebut, untung saja tidak ada korban jiwa.

“Saya harap bapak Bupati Mahulu untuk memberikan instruksi kepada instansi terkait untuk menindak tegas praktek pertambangan tersebut,” kata Evi.

Sementara itu Camat Long Hubung Mikael Tingang Lung mengatakan saya sebagai kepala wilayah tidak setuju kalau ada penambang liar di wilayah Kampung yang masuk dalam wilayah Kecamatan Long Hubung, “Seharusnya petinggi kampung terdekat harus memantau,” kata Mikael dalam pesan WhatsApp kepada media Inspiratornews.com. (Dn)