INSPIRATORNEWS.COM KUKAR – Ruas jalan Nasional poros Samarinda Bontang sebagian besar sudah mulus dan terawat sepanjang jalan terlihat jalan di aspal dan cor semen.
Tapi di ruas jalan KM 84 Desa Makarti Kecamatan Marangkayu Kutai Kartanegara warga sepakat menanam pohon pisang ditengah jalan sebagai bentuk protes warga karena jalan rusak berlubang dan menimbulkan banyak kecelakaan terutama roda dua.
Salah satu warga Desa Makarti Siti (37) saat di temui media Inspiratornews.com Minggu (12/1/2025) mengatakan sudah banyak korban sepeda motor terjatuh karena ada lubang menganga di tengah jalan apalagi kalau malam hari tidak terlihat.
“Makanya warga disini sepakat untuk menanam pohong pisang agar supaya para pengendara berhati-hati saat melewati jalan ini,” kata Siti.
Hal senada dikatakan Abdullah (54) warga Desa Makarti menjelaskan kasihan pengendara motor banyak yang terjungkal akibat menabrak lubang tersebut.
“Kami harapkan pemerintah untuk memperbaiki ruas jalan tersebut agar supaya tidak ada lagi korban kecelakaan disitu,” jelasnya.
Lanjut Abdullah, warga disini sepakat menanam pohon pisang di jalan agar pemerintah daerah maupun pusat ada perhatian dan solusi.
“Katanya ratusan miliar anggaran tiap tahun untuk memperbaiki ruas jalan ini, namun faktanya kondisi ini tidak ada perhatian dari pemerintah,” kata Abdullah.
“Harapan kami tolong jalan ini diperbaiki minimal ditutup lubangnya agar supaya pengendara nyaman dalam berkendara,” imbuhnya. (ar)











