INSPIRATORNEWS.COM SAMARINDA – Megah proyek Terowongan yang menghubungkan Jalan Sultan Alimuddin menuju Jalan Kakap di Kelurahan Selili, Kecamatan Samarinda Ilir Kota Samarinda sudah menghasilkan separuh progres atau 50 persen dari kontrak kerja.
Proyek terowongan ini berguna untuk mengurai kemacetan di Jalan Otto Iskandar Dinata, Kelurahan Sungai Dama, Kecamatan Samarinda Ilir. Dengan total panjang pekerjaan terowongan (tunnel) ini dari pintu masuk sampai keluar sepanjang 690 meter dengan lebar dan tinggi masing-masing 15 meter. Kemudian masa kontrak kerja antara 18 sampai 22 bulan dengan anggaran bernilai Rp 395.792.799.000.
Menurut Ketua Komisi III DPRD Samarinda Angkasa Jaya bahwa perencanaan itu telah didukung DPRD Samarinda sejak awal, makanya kita di dewan sangat menfukung dan apresiasi kepada Pemerintah Kota Samarinda dan kontraktor pelaksana.
“Kami sangat mendukung dan apresiasi terkait progres pembangunan terowongan tersebut, karena proyek ini addlah proyek kebanggaan masyarakat Samarinda,” kata Angkasa Jaya.
“Kita terus mengawal proses ini, agar supaya masyarakat juga mendapatkan informasi yang akurat karena bagaimana pun anggarannya adalah uang rakyat,” jelasnya.
Yang sangat strategis dalam upaya mengurai kemacetan. Memberikan fasilitas yang memudahkan warga, kita dukung full dan kini pengerjaannya sudah lemelbihi 50 persen ,” ucap Angkasa.
Pembangunan ini pun memicu beragam pertanyaan, seperti kapan akan terealisasikan penyelesaian pembangunan terowongan tersebut. Meski begitu, Angkasa menyebut bahwa banyaknya pertanyaan kapan selesai proyek tersebut adalah hal lumrah. Akan tetapi perlu diingat bahwa pelaksanaan membutuhkan kajian teknis mendalam sebelum realiasi.
“Semoga proyek ini dapat berjalan lancar tanpa hambatan dan selesai sesuai batas kontrak kerja yang telah di tetapkan,” imbuhnya. (Zlf/ADV)











