INSPIRATORNEWS.COM UJOH BILANG – Pemerintah dan DPRD Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), berinisiatif mengusulkan pembangunan Gudang Pangan kepada Perum Bulog. Langkah ini sejalan dengan Presiden Prabowo Subianto yang menugaskan Bulog membangun 100 unit gudang pangan di seluruh Indonesia dalam rangka memperkuat ketahanan pangan nasional.
Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Mahulu, Anatolius Bahalan Tigang, mengatakan, usulan ini didasari kondisi Mahulu yang kerap mengalami kekurangan bahan pangan, terutama beras, saat musim kemarau maupun ketika terjadi bencana alam.
“Arahan Bapak Presiden memang mengamanatkan pembangunan 100 unit gudang pangan di seluruh Indonesia. Mahulu siap mendukung program tersebut dan telah menyiapkan lahan untuk pembangunannya,” kata Bahalan, Selasa (11/11/2025).
Menurutnya, pembangunan fisik gudang akan dibiayai penuh oleh Perum Bulog, sementara Pemerintah Kabupaten Mahulu hanya bertugas menyediakan lahan hibah seluas dua hingga tiga hektare yang telah disiapkan di kawasan perkantoran pemerintahan Ujoh Bilang.
Selain penyediaan lahan, lanjut Bahalan, Pemkab Mahulu juga telah menyiapkan sejumlah dokumen penting seperti surat permohonan pembangunan, proposal usulan, serta surat hibah lahan yang telah mendapatkan persetujuan DPRD Mahulu.
“Semua dokumen sudah kami siapkan. Sekarang tinggal menunggu keputusan dari Bulog, apakah Mahulu masuk sebagai salah satu prioritas pembangunan atau tidak. Kami sangat berharap daerah ini bisa termasuk dalam program nasional itu,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Mahulu, Devung Paran, menegaskan dukungan penuh terhadap rencana tersebut. Menurutnya, keberadaan gudang pangan sangat penting bagi Mahulu yang berstatus daerah perbatasan, terutama di tengah keterbatasan kemampuan fiskal daerah akibat pemotongan anggaran transfer ke daerah (TKD).
“Benar, kami mendukung penuh. Kalau pembangunan ini terealisasi, akan sangat membantu daerah. Apalagi Bulog siap menanggung biaya pembangunan fisiknya. Ini peluang besar bagi Mahulu,” jelas Devung.
Pemerintah Kabupaten Mahulu bersama DPRD dan Bulog akan terus berkoordinasi untuk menyelesaikan seluruh administrasi pendukung secara simultan, agar usulan tersebut segera diproses.
Jika disetujui, Mahulu berpeluang besar menjadi salah satu lokasi strategis pembangunan Gudang Pangan Nasional tahun 2026 di Kalimantan Timur. (Ad)







