Paslon Bupati Mahulu 2020 Boni-Avun Deklarasi dan Didukung 3 Partai Besar

Mahulu, Politik256 Dilihat

INSPIRATORNEWS.COM UJOH BILANG – Pasangan Bakal Calon Bupati Bonifasius Belawan Geh dan Bakal Calon Wakil Bupati Yohanes Avun, resmi mendeklarasikan diri untuk maju dalam Pilkada Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) tahun 2020.

Acara deklarasi berlangsung di Balai Adat Kampung Ujoh Bilang, Kecamatan Long Bagun, Sabtu (4/7/2020) lalu.

“Kami Sepakat untuk berpasangan sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati. Selanjutnya disingkat pasangan Boni-Avun, maju dalam mengikuti Pilkada Kabupaten Mahakam Ulu periode 2021-2024, pada tanggal 9 Desember 2020 mendatang,”ucap keduanya dalam deklarasi tersebut.

Usai mendeklarasikan diri, Bakal Calon Bupati Mahulu, Bonifasius Belawan Geh menyatakan, deklarasi yang disampaikan ini merupakan peryataan sikap kepada masyarakat untuk maju dalam pilkada Mahulu.

Karena menurutnya, mengikuti kontestasi politik Pemilihan Kepala Daerah bukan pekerjaan yang mudah, sebab hasilnya nanti akan menentukan arah dan wajah Kabupaten Mahakam Ulu kedepan.

Bakal Calon Bupati Mahulu – Bonifasius Belawan Geh, SH Saat Menyampaikan Pidato usai Mendeklarasikan Diri untuk Maju Pada Pilkada 2020

“Kami sangat yakin untuk maju, berdasarkan pengalaman yang sudah kami lalui. Hal itu berdasarkan modal pengalaman saya satu periode, pengalaman politik, termasuk pengalaman birokrasi dari pak Avun. Sehingga itulah yang memastikan kami mendeklarasikan kebersamaan kami mulai pada malah hari ini, untuk sama-sama maju sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati, dalam Pilkada 2020 bulan Desember nanti”katanya

Maka itu, Ia mengharapkan kerjasama seluruh Tim dalam koalisi Partai pengususng dan pendukung guna meraih hasil terbaik.

“Masalah menang atau kalah, kalau perjuangan ini dilakukan oleh kami berdua saja, saya akan mundur, karena tidak mungkin bisa menang. Tapi kalau kita melakukan perjuangan ini secara bersama-sama oleh semua unsur Partai yang terlibat untuk merangkul masyarakat, saya yakin kita pasti bisa.”tandasnya

Dalam kesempatan yang sama, Bakal Calon Wakil Bupati Mahulu, Yohanes Avun menegaskan, sebagai mantan birokrasi yang pernah menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Mahulu cukup mengenal seluk beluk pembangunan selama periode pertama kepemimpinan Bonifasius Belawan Geh sebagai Bupati, sekaligus Bupati definitif pertama di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia tersebut.

“Periode pertama, baru tahap perencanaan dan persiapan, karena Mahakam Ulu ini tidak sama dengan daerah Pemekaran lain yang memang sudah ada rancangannya. Ibarat kita mau menempa besi menjadi parang, tombak dan segala macamnya, Mahulu ini masih besi bulat,”kata dia

“Kalau kayak daerah lain, contoh di Kubar, saya juga mantan birokrasi di sana. Itu sudah ada bentuknya, artinya sudah ada kerangka parangnya untuk dibuat jadi parang, di Mahulu ini tidak. Perlu kreatif, perlu anggaran, pelu SMD yang tepat untuk menyelesaikannya,”tegas Avun

Itulah yang menurut Avun, menjadi alasannya terjun ke-dunia politik mendampingi Bonifasius Belawan Geh, untuk menyelesaikan kerangka-kerangka pembangunan tersebut, sehingga pemimpin-pemimpin yang akan datang dapat lebih mudah mewujudkan pemerataan pembangunan di Kabupaten yang kini beranjak ke-usia 7 tahun tersebut.

 “Artinya pembangunan Mahakam Ulu ini tidak mudah, kenapa tidak mudah?, karena perlu pemimpin yang tepat, salah satunya Pak Boni ini. Makanya saya berkehendak mendampingi beliau untuk menyelesaikan itu. Bukan berubah total, tidak. Artinya setelah dua periode berikutnya, pasti ada kerangka-kerangka yang sudah bisa dilanjutkan siapapun pemimpin yang melanjutkannya,”ungkap dia.

Untuk diketahui, dengan penerapan protokol kesehatan sesuai anjuran Pemerintah, deklarasi yang berlangsung ditengah suasana Covid-19 ini, dihadiri oleh sejumlah Pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Kaltim dan Kabupaten Mahulu, Pengurus Partai Gerindra, Demokrat dan Partai pendukung, sejumlah kader serta simpatisan, baik partai pendukung maupun pengusung.

Pasangan Boni-Avun, diusung dan didukung 6 Partai politik, masing-masing tiga partai pengusung yakni partai Gerindra, Golkar dan Demokrat, serta tiga partai pendukung yakni Partai Hanura, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Sementara dari ke-3 partai pengusung kedua pasangan ini mengantongi total kursi sebanyak 13 dari 20 kursi di DPRD Mahulu.(dn)