INSPIRATORNEWS.COM TENGGARONG – Untuk peningkatan kesejahteraan para petani maka diperlukan dukungan dan support dari semua pihak sehingga petani dapat hidup lebih sejahtera.
Ketua DPRD Kutai Kartanegara, Ahmad Yani, menyatakan dukungannya terhadap aksi demonstrasi yang dilakukan warga dari dua kelurahan dan lima desa di Tenggarong. Aksi yang digelar di halaman Kantor Bupati Kukar yangvmana menuntut kejelasan serta ganti rugi atas penggusuran tanam tumbuh milik petani oleh perusahaan perkebunan yang beroperasi di wilayah mereka.
Warga dari Kelurahan Loa Ipuh Darat, Kelurahan Jahab, serta lima desa lainnya menyuarakan protes mereka secara langsung kepada pemerintah daerah. Mereka mengklaim belum menerima kompensasi atas penggusuran yang dilakukan oleh pihak perusahaan.
Menanggapi hal tersebut, Ahmad Yani menyebut bahwa unjuk rasa yang dilakukan masyarakat merupakan bentuk penyampaian aspirasi yang sah dan dilindungi oleh undang-undang. Ia menegaskan bahwa tuntutan para petani harus ditanggapi secara serius oleh seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah daerah maupun perusahaan terkait.
“Ini adalah bagian dari upaya masyarakat menuntut haknya. Artinya, ada yang belum terpenuhi. Aksi ini sah dan kami di DPRD sangat mendukung agar persoalan tersebut segera dituntaskan,” ujarnya.
Yani menjelaskan bahwa penyelesaian sengketa lahan seperti ini dapat dilakukan melalui berbagai saluran, termasuk dengan melibatkan DPRD maupun Pemerintah Kabupaten Kukar. Yang terpenting, menurutnya, adalah adanya kejelasan dan komitmen dalam menyelesaikan permasalahan secara adil.
“Silakan bisa disampaikan ke DPRD atau langsung ke bupati, sama saja. Yang penting hak-hak masyarakat benar-benar diperjuangkan dan ditindaklanjuti,” jelasnya.
“Kami di dewan tetap melakukan pengawalan terkait permasalahan ganti rugi lahan yang belum dibayar oleh perusahaan sampai hak-hak petani terpenuhi,” pungkasnya. (ADV/Zlf)










