KBBKT-PASER TANGGAP BENCANA BUMI MUARAKATA

Borneonews, Kalsel380 Dilihat

INSPIRATORNEWS.COM HST–Melihat bencana banjir yang melanda Provinsi Kalimantan Selatan pada kamis 14/1, Insting Riyanto selaku Ketua Umum Kerukunan Bubuhan Banjar Kalimantan Timur Kabupaten Paser, langsung mengerahkan anggotanya yang ada di setiap lapisan untuk melakukan penggalangan dana guna membantu korban banjir tersebut,

“Begitu pun pada saat penyaluran bantuan hasil penggalangan tersebut iyanya langsung turun memimpin kegiatan tersebut yang di salurkan olehnya dan tim ke kabupaten Hulu Sungai Tengah,

Bantuan tersebut hasil dari sumbangan Anggota dan Masyarakat umum yang di galang melalu Posko-Posko yang di dirikan oleh Pengurus Cabang di masing-masing kecamatan, dan di beberapa kecamatan ada yang bekerja sama dengan organisasi lain dalam pengalanganya seperti organisasi PMI, GEPAK, KNPI, dan lainnya adapun barang-barang yang distiribusikan dalam beberapa tahap ini diantaranya sembako, susu, makan bayai, balita, perlengkapan bayi atau baby kids, selimut, obat-obatan, vitamin, pakaian layak, lilin korek dan lain-lain, pengiriman tahap pertama ini diberangkatkan pada siang hari minggu tanggal 17/1, dan tiba pada malam harinya, denggan mengunakan 2 unit truk, 1 buah mobil Pic Up, dan 3 Unit Mini Bus, yang di serahkan langsung kepada dapur umum, STAI Barabai, yang menjadi tempat pengungsian dan Posko Relawan PMI HST, pada penyaluran tahap pertama ini riyanto di dampingi oleh Sekretaris Umum, Utuh Mahni, Sekretaris PC Tanah Grogot, Erwanda, Sekretaris PC Batu Sopang, Marhadi, dan Bendahara satu PD KBBKT, Sri Nordianti yang juga adalah Anggota Komisi II DPRD Paser, serta beberapa pengurus lainnya,

Nampak sarana transportasi yang akan membawa bantuan ke Kalsel

“kordinator Relawan PMI HST, Ferian yang menerimakan donasi tersebut menyampaikan menurut data yang masuk banjir saat ini mengakibatkan 8000 jiwa mengungsi dan 68000 warga terdampak,  delapan orang meninggal dunia, adapun yang meninggal dunia tersebut terdapat tujuh orang di Kecamatan Hantakan dan satu orang di Kecamatan Barabai.

“Ferian juga menyampaikan ucapan terimakasih yang tak terhingga atas bantuan masyarakat kabupaten paser yang begitu luar biasa yang telah membagi hartanya untuk membantu meringankan beban saudara saudari kita yang terkena musibah banjir di sini, apa yang diberikan ini sangat berguna dan sangat dibutuhkan sekali oleh mereka dan akan segera kami salurkan ketitik-titik lokasi yang belum mendapatakan bantuan katanya, karena seperti yang didapati oleh kami Relawan PMI HST diawal evakuasi korban bencana, bahwa saat musibah itu datang masyarakat hampir seluruhnya tidak ada yang sempat membawa uang harta benda atau barang berharga lainnya sehingga mereka hanya pergi dengan membawa diri saja, jadi saat ini mereka hanya bisa mengharapkan bantuan dari donatur baik berupa pakaian, makanan yang siap saji,  seperti  yang dikelola oleh para relawan  di dapur umum seperti yang ada ini.

“Utuh Mahni, menambahkan, pengantaran tahap berikutnya akan berangkat pada hari ini juga tetapi malam sekitar jam 20.00, yang akan di pimpin oleh Ketua KBBKT-PASER PC Kuaro, Berasam PMI dan Relawan lainnya, sumbangan yang disalurkan tahap dua ini diperoleh dari penggalangan donasi di Posko relawan kuaro yang melibatkan beberapa organisasi ya itu KBBKT PC Kuaro, PMI Ranting Kuaro, PGRI, PERAMUKA, RELAWAN SEI RAT BERSATU, GEPAK, seperti yang dilaporkan sebanyak 3 Unit Truk dan 3 Unit Mini Bus yang rencananya langsung di distribusikan ke Posko bencana Kecamatan Hantakan kabupaten Hulu Sungai Tengah,

dan dalam beberapa waktu kedepan kita pun akan kembali menyalurkan bantuan ke kabupaten Banjar/Martapura yang rencananya meluncur dari Posko Tanah Grogot.

“Riyanto berpesan bagi kawan-kawan yang sedang mengirim atau medistribusikan bantuan sebaiknya terlebih dahulu berkoordinasi dengan pihak setempat yang daerahnya ingin di datangi, baik itu kepemerintah desa, kecamatan, atau BPBD, serta PMI yang mana mereka memiliki basis data agar tidak terjadinya tumpang tindih penyaluran bantuan sehingga dapat terjadi penumpukan di satu titik saja, karena seperti yang kita ketahui bersama bahwa bencana banjir ini hampir melanda seluruh daerah yang ada di kebupaten Hulu Sungai tengah ini baik yang di perkotaan maupun di pedeaan, dan juga pedalaman ujarnya menggahiri pembicaran. (RY-05)