Kapolda Kalbar Sampaikan Penjelasan Terkait Penanganan Unjuk Rasa di PT. Duta Palma Grup oleh Polres Bengkayang yang Berakhir Rusuh

Borneonews, Kalbar297 Dilihat

INSPIRATORNEWS.COM BENGKAYANG – Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto, S.IK., M.H.,menyampaikan penjelasan terkait dengan masalah penanganan unjuk rasa para karyawan di PT. Duta Palma Grup oleh Polres Bengkayang.

Kapolda Kalbar, Irjen Pol Pipit Rismanto, S.IK., M.H., memberikan klarifikasi terkait gesekan antara aparat kepolisian dan massa dalam aksi unjuk rasa yang melibatkan karyawan PT. Duta Palma Grup di Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, pada Sabtu (19/8/2023).

Diakuinya memang benar bahwa saat Polres Bengkayang mengamankan aksi unjuk rasa di PT. Duta Palma Grup, terjadi gesekan antara aparat Polres Bengkayang dan massa unjuk rasa.

“Namun, kami telah membentuk Tim Khusus untuk menyelidiki kejadian tersebut, yang terdiri dari unsur pengawasan (APIP), yaitu dari Itwasda dan Propam,” ungkap Irjen Pol Pipit Rismanto.

Terkait video yang beredar mengenai penanganan unjuk rasa oleh polres Bengkayang, Kapolda juga menegaskan bahwa video tersebut sebaiknya dihadapi dengan bijak dan tidak serta merta menyalahkan salah satu pihak.

Ia mengingatkan bahwa potongan-potongan video yang tersebar saat ini tidak mampu menjelaskan secara lengkap kronologi kejadian sebenarnya.

Sebelumnya, aksi demonstrasi karyawan PT. Duta Palma Grup dimulai dengan mogok kerja yang berlangsung selama dua pekan.

Karyawan menyampaikan sembilan tuntutan kepada perusahaan terkait hak normatif para buruh perkebunan, mulai dari upah sesuai UMK, upah lembur, hingga pesangon bagi pensiunan, serta penyediaan bis angkutan anak sekolah dan air bersih.

Persoalan ini sedang ditangani oleh Disnakertrans Sambas dan Bengkayang, namun mediasi yang dilakukan belum membuahkan hasil.

Kapolda menyatakan bahwa persoalan ini akan dibawa ke tingkat provinsi untuk dicari solusinya.

Terhadap cuplikan-cuplikan video yang beredar saat ini, mari tidak cepat mengambil kesimpulan tentang siapa yang salah atau benar.

Saya yakin semua pihak berharap permasalahan ini bisa diselesaikan dengan baik dan damai,” ujarnya.

Pihaknya bersama instansi terkait akan menangani masalah ini dengan serius, terutama karena menyangkut kesejahteraan masyarakat, khususnya para karyawan.

Dirinya meyakini masyarakat Kalimantan Barat ingin semua masalah terselesaikan dengan damai dan kondusif.

“Mari bersama-sama menahan diri dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya yang beredar di media sosial,” tutup Irjen Pol Pipit Rismanto. (ad)