Kampung Muara Lawa Kab Kutai Barat Rampungkan 3 Tahap Pembagian BLT DD 2020

Borneonews, Covid19, Kubar373 Dilihat

INSPIRATORNEWS.COM SENDAWAR – Sebagai upaya membantu masyarakat yang terdampak covid 19 maka pemerintah pusat telah menggelontorkan anggaran Dana Desa 2020 harus di sisihkan sekitar 30 – 35% untuk pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebagai wujud perhatian pemerintah dalam membantu masyarakat yang terdampak.

Salah satunya adalah Kampung Muara Lawa Kecamatan Muara Lawa Kutai Barat telah memberikan BLT DD sebanyak 139 orang penerima dan telah usai pemberian dalam 3 tahap artinya sesuai dengan anjuran pemerintah mulai dari bulan April sampai Juni harus segera di bagikan.

Menurut petinggi kampung Muara Lawa H Lukman ketika di wawancarai Media Inspiratornews.com via telepon selular Minggu (21/6/20) mengatakan kami bersyukur telah merampungkan semua tahapan pembagian BLT DD ini termasuk pembagian sembako juga telah terlaksana, ini berkat kordinasi dan kerjasama yang baik bagi seluruh aparat kampung sehingga pembagian ini sudah selesai dan tepat sasaran.

Penyerahan bantuan dana BLT DD Tahun 2020

’’Kami telah menyeleksi dan mencermati secara ketat siapa saja yang harus menerima bantuan tersebut, dari hasil verifikasi maka terdata 139 orang penerima yang berhak, mudah-mudahan para penerima bantuan BLT DD ini dapat meringankan beban ekonomi mereka selama pandemi covid 19 ini belum usai’’,katanya.

Ketika di singgung tentang pembangunan kampung tahun 2020 ini, petinggi H Lukman mengakui banyak kendala terutama masalah anggaran yang telah di susun dalam Musrenbang ternyata banyak perubahan karena sebagian anggarannya di sisihkan ke BLT tersebut.

Bersama aparat kampung Muara Lawa bantuan BLT DD di serahkan langsung kepada penerima

Akan tetapi kami akan terus bekerja sesuai aturan dan teknis penggunaan anggaran Dana Desa yang tersisa seperti untuk pembangunan tempat pengelolaan sampah (TPS) akan kami upayakan tahun ini terealisasi, mudah-mudahan tidak ada lagi pemotongan anggaran.

Sebenarnya kami telah menyusun anggaran pembangunan tahun 2020 ini untuk pembangunan di sektor pertanian namun karena anggaran yang terbatas maka mungkin di tangguhkan sementara, sebab kampung Muara Lawa memiliki luas 242,42 Hektar di mana sebagian daerah masih banyak yang kosong dan sangat cocok untuk di kelola untuk di sektor pertanian.

’’Kami akan berusaha keras bagaimana perekonomian masyarakat kampung Muara Lawa dapat meningkat demi untuk kesejahteraan bersama’’, bebernya.(zlf)