Jalan Nasional Muara Muntai-SP Blusuh di Kutai Barat Terkesan Asal-Asalan, Diduga Aspal Tidak Standar

Kubar569 Dilihat

INSPIRATORNEWS.COM KUTAI BARAT – Ruas jalan Nasional sepanjang jalur Samarinda menuju Kutai Barat sepertinya hanya impian belaka jalan mulus bagi warga yang sering melintasi jalur tersebut dikarenakan jalan masih rusak parah.

Salah satu ruas jalan yang menjadi perhatian warga adalah proyek pembangunan preservasi jalan Muara Muntai – Nayan – SP Blusuh yang di anggap pekerjaan asal jadi.

Ini terbukti hasil pantauan di lapangan nampak hasil pekerjaan aspal sepanjang jalur jalan tersebut sudah rusak dan berlubang padahal perbaikan aspal baru saja selesai di akhir 2024 lalu.

Menurut Susanto Miadi Sekretaris Lembaga Pemberantasan Korupsi (LPK) Kalimantan Timur mengatakan perbaikan jalan Muara Muntai – Nayan – SP Blusuh adalah proyek asal jadi.

Karena belum genap 1 bulan pekerjaan aspal sudah rusak seperti aspal terkelupas, retak dan berlubang.

“Kami duga tidak ada pengawasan yang ketat dari konsultan pengawas maupun dari pihak Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Kaltim sehingga proyek ini amburadul,” kata Susanto.

“Kami sangat prihatin dengan kondisi ini, Negara sudah menganggarkan miliaran Rupiah untuk perbaikan jalan nasional tapi hasilnya nihil,” katanya.

‘Timbul kecurigaan dari warga jangan-jangan anggarannya di sunat oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” jelasnya.

Maka dari itu, dari hasil investigasi dilapangan maka tim LPK akan melakukan pelaporan terkait kecurigaan praktek pekerjaan asal-asalan tidak sesuai RAB kepada penegak hukum.

Seperti diketahui ruas jalan Muara Muntai – Nayan – SP Blusuh di Kutai Barat di anggarkan dari APBN tahun 2024 sebesar Rp 21 M dengan kontraktor pelaksana PT Trinanda Karya Utama dan Konsultan PT Lima Pilar Persada KSO dengan masa kerja 237 hari kelender. (Ari)