INSPIRATORNEWS.COM MARTAPURA — Sebanyak 70 Santri dan ustadz, ustadzah serta pengurus Yayasan lakukan studi banding dan ziarah ke Kalimantan Selatan.
H.Budi Rahman. Lc selaku ketua Yayasan pendidikan Islam pondok pesantren Babussalam yang juga ketua rombongan studi banding dan ziarah menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh santriwan-santriwati, serta para ustadz dan ustadzah yang ikut bersama 70 orang rombongan atas kebersamaanya dalam kegiatan studi banding dan ziarah
H. Budi meminta agar ilmu yang diperoleh selama kunjungan studi banding dan ziarah Selasa 19/12/2022 sampai dengan Jum’at 23 /12 /2022 menjadi motivasi semangat belajarnya.
kedepan kita harus selalu lebih maju dengan bertahap selangkah demi selangkah.

Pembenahan pengelolaan sarana prasarana pendidikan dilingkungan yayasan babussalam
Seperti halnya pondok Darul Hijrah dan Al–Falah ya tidak langsung seperti semegah ini, pasti perlu proses yang panjang.
“Oleh karena itu, yayasan pendidikan Islam Babussalam pasti bisa juga seperti ini ” paparnya.
Yang penting kita sama sama mengelola dan saling terbuka, semua ustadz dan ustadzah dapat bersenergi satu sama yang lain dalam melaksanakan kegiatan belajar di pondok pesantren,” ujarnya.
Insya Allah yayasan akan selalu menspot bagi ustadz – ustadzah yang memiliki ide ide bagus untuk kemajuan Yayasan Pendidikan islam pondok Pesantren Babussalam .
Adapun terkait kegiatan ziarah ke beberapa Makam para Aulia Allah SWT, para Habbib Insya Allah nantinya akan ada membawa hikmah tersendiri, mungkin kita santriwan- santriwati diberi segala kemudahan dalam belajar menimba ilmu agama dipondok.
Tentunya juga di imbangi dengan belajar yang giat, semangat, serta bersungguh sungguh jangan membuat masalah, dapat memberikan contoh yang baik kepada adik adik dibawah tingkatnya.
“Juga kepada ustadz – ustadzah mudah- mudahanan kita semua memperoleh amal yang baik, catatan kebaikan dari Allah SWT, selama kita ziarah dan hingga pulang,” katanya.
Seperti para Aulia Allah dan para Habbib (alm) dulunya di zaman dahulu sebagai ustadz menyebarkan syiar agama Islam diberbagai majelis dan pondok di wilayah Kalimantan Selatan,”kalau dulu tidak semudah sekarang dalam penyebaran agama Islam, karena dulu sangat minim fasilitas,” pungkasnya. (Utuh)





