Seorang Warga Perumahan Pondok Barokah Sambaliung Terjatuh ke Sungai Saat Perahu Sandar

Berau181 Dilihat

INSPIRATORNEWS.COM SAMBALIUNG, – seorang warga perumahan Pondok Barokah terjatuh ke sungai saat perahu hendak sandar didermaga Rt 4, Kelurahan Sambaliung, Kabupaten Berau, Jumat (16/6/23).

Untuk identitas korban yang terjatuh bernama Hani cindrawati, berjenis kelamin perempuan, berusia 30 tahun, beragama Islam, dan tinggal di perumahan Pondok Barokah Rt 23 kelurahan Sambaliung.

Dan untuk driver motoris perahu tempel bernama Anwar, berjenis kelamin laki-laki, berusia 43 tahun, beragama Islam dan tinggal di kampung Batumbuk Kecamatan Gunung Tabur.

Kapolsek Sambaliung, IPTU Iwan Purwanto, menjelaskan kronologis kejadian tersebut menurut keterangan saksi dari suami korban sendiri menyebutkan bahwa saat akan bersandar terlihat Perahu Tempel miring kebagian sebelah kiri dan tanpa sengaja tersenggol driver motoris yang mengakibatkan gas tertarik sehingga adanya kejutan yang mengakibatkan korban terbalik dan terjatuh ke sungai,” jelasnya.

Lalu pada saat kejadian tersebut suami korban dan personil BPBD Berau serta Polsek Sambaliung melakukan evakuasi terhadap korban yang terjatuh dengan sigap dan cepat.

Alhasil korban bisa diselamatkan dengan cepat hanya mengakibatkan pakaian serta barang bawaan milik korban basah seperti Tas, Helm, Handphone dan Makanan,” tuturnya.

Dan dari keterangan korban dan suami korban bahwa korban sendiri dapat berenang sehingga tidak mengakibatkan korban tenggelam serta adanya proses pertolongan terhadap korban yang cepat oleh Petugas yang berjaga di lokasi Dermaga yang berada dikawasan Rt 4 Sambaliung.

Saat ini korban telah berada di rumahnya dengan kondisi shock ataupun kaget dan tidak terdapat luka yang serius dan kondisi yang mengkhawatirkan.

Tidak lupa juga IPTU Iwan Purwanto menghimbau masyarakat Berau pada saat melakukan aktivitas penyebrangan agar jangan lupa memakai safety berupa pelampung, ikuti aturan antrian yang sudah diatur oleh petugas penyeberangan, saat turun kekapal atau perahu agar berhati-hati dan fokus apalagi saat hujan akan sangat rawan terjadinya kecelakaan, sebelum berangkat agar para penumpang dan petugas memastikan para penumpang sudah siap dengan aman untuk menyeberang, jangan terburu-buru saat memasuki kapal perahu dan keluar dari kapal perahu, saat menyimpan atau meninggalkan kendaraan roda 2 dan 4 agar disimpan tempat yang aman,dan terakhir jangan lupa berdoa,” ucapnya.

Disisi lain Lurah sambaliung,Didi Mulyadi juga berharapan pihak pemilik tambang dan speed dan ketinting harus punya SDM pengoperasian dalam menggunakan mesin tempel atau ketinting, masing-masing tambang wajib menyiapkan life jacket,lebih mengutamakan keselamatan jangan hanya semata-mata mencari rezeki tapi mengesampingkan keselamatan penumpang,” pungkasnya.(sup)