Resmikan SAMSAT Pembantu Berbas Pantai, Gubernur Kaltim Harap Intensifikasi Pendapatan Harus Lebih Baik

Bontang, Pembangunan270 Dilihat

INSPIRATORNEWS.COM BONTANG – Kantor SAMSAT Pembantu Berbas Pantai diresmikan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Dr. Ir. H. Isran Noor, M.Si., Selasa (1/9/2020) lalu.

Peresmian ini dihadiri Asisten Administrasi Umum Setda Pemprov Kaltim, Kepala Badan Pendapatan Daerah Pemprov Kaltim Dirlantas Polda Kaltim, serta Jasa Raharja Kaltim.

Selain itu, hadir pula Dr. dr. H. Andi Sofyan Hasdam, Sp.S., Sekda Kota Bontang, unsur Forkopimda Bontang, seluruh camat dan lurah.

Isran Noor menjelaskan sedikitnya dua tujuan pembukaan Kantor SAMSAT Pembantu Berbas Pantai. Pertama, untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat agar mudah mengikuti atau mematuhi kewajiban dalam membayar pajak.

Kedua, untuk meningkatkan kualitas maupun kuantitas penerimaan daerah, dan intensifikasi penerimaan daerah.

“Upaya-upaya yang kita lakukan hari ini adalah pertama pelayanan kepada masyarakat dan memberikan kemudahan bagi masyarakat. Yang kedua intensifikasi pendapatan kita harus lebih baik,” kata Isran.

Sebab, menurut Isran, semakin banyak pendapatan kabupaten/kota dari sektor pajak, maka akan berdampak pula pada porsi penerimaan bagi hasil pajak dari Pemprov.

Pemimpin Benua Etam ini berharap pemerintah daerah bersama unsur terkait lainnya dapat memberikan edukasi kepada masyarakat dalam hal ketaatan dalam memenuhi kewajiban membayar pajak.

Isran juga menyebut Pemprov Kaltim telah mengeluarkan kebijakan relaksasi untuk meringankan para wajib pajak, yakni meniadakan pajak progresif hingga akhir tahun 2020.

Juga melakukan undian berhadiah bagi 380 patuh pajak dengan total nilai hadiah Rp. 1,7 miliar sebagai wujud apresiasi.

Sementara itu, Wali Kota Bontang dr. Hj. Neni Moerniaeni, Sp.OG., mengatakan SAMSAT Pembantu yang menempati bangunan Pujasera Mangrove Kelurahan Berbas Pantai ini diperuntukkan bagi masyarakat agar memudahkan dalam membayar pajak.

Neni juga mengapresiasi kepada wajib pajak di Kota Bontang mengingat para wajib pajak saat ini masuk dalam kategori baik dan tidak mengalami kontraksi akibat pandemi Covid-19. Walau pun, kata Neni, Pemkot Bontang juga melakukan relaksasi kredit.

Ditambahkan, Kepala Bapenda Kaltim Dra. Hj. Ismiati, M.Si., menyebut target penerimaan pajak kendaraan bermotor 2020 di wilayah Kota Bontang sebesar Rp. 48 miliar, dan BBNKB sebesar Rp. 29 miliar, serta bagi hasil pajak Pemprov Kaltim ke Pemkot Bontang sebesar Rp. 77 miliar.

Diharapkan, lanjut Ismiati, adanya peningkatan pendapatan khususnya pajak kendaraan bermotor akan meningkatkan bagi hasil pajak kepada Pemkot Bontang dalam rangka mendukung pembiayaan pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan.

Dijelaskan sebelumnya, jumlah penduduk di wilayah Kecamatan Bontang selatan berjumlah 60.063 jiwa, dengan jumlah kendaraan bermotor mencapai 15.114 unit yang terdiri dari roda dua sebanyak 11.665 unit dan roda empat 3.449 unit. Adapun penerimaan pajak sebesar Rp. 14 miliar.

Sedangkan total keseluruhan jumlah kendaraan bermotor di Kota Bontang mencapai 137.913 unit yang terdiri dari roda dua sebanyak 111.664 unit dan roda empat berjumlah 26.249 unit.

“Diharapkan layanan SAMSAT ini juga bisa mengakomodir layanan di kelurahan. Yaitu Tanjung Laut, Tanjung Laut Indah, Berbas Tengah, Berbas Pantai, Bontang Lestari, dan Satimpo,” tukasnya.(bhr)

News Feed