INSPIRATORNEWS.COM SAMARINDA – Utusan DPP AWPI Dra Magdalena Imasul Koordinator Wilayah II (Kalimantan dan Sulawesi) mengumpulkan jajaran pengurus anggota DPD AWPI Provinsi Kalimantan Timur, terkait vakumnya kegiatan di Grand Victoria Hotel Jumat (23/9/2022).
Ketua DPD AWPI Kaltim Dr. Jiuhardi, SE, MM membeberkan bahwa sejak di lantik oleh Ketua Umum DPP HENGKI AHMAT JAZULI di saksikan oleh Gubernur Kaltim di Hotel Kartika 9 November 2020, Indonesia sedang menghadapi masalah Pandemi Covid 19 dimana hampir seluruh aktifitas kegiatan di larang berkerumun selama 2 (dua) tahun terahir, dan saat ini mulai geliat aktifitas.
“Jadi kendala Vakum Kegiatan bukan hanya karena Pandemi Covid 19 saja, dualisme kepemimpinan DPP pasca Kongres I di lampung turut andil, sehingga kami DPD AWPI Kaltim berkeputusan untuk menunggu hasil kepastian legalitas. Akhirnya menkumham DPP keluar pada 3 November 2021, dan kami mulai merapatkan barisan kembali. Namun lagi-lagi Pandemi masih belum usai masih ada pengetatan pemerintah terhadap kerumunan, dan saat ini sepertinya sudah bisa untuk dilakukan kegiatan berkerumun sehingga kita lakukan hari ini.
Ditambahkan Jiuhardi, Disingung kepengurusan DPC AWPI Kutai Barat, DPP sudah menyalahi aturan ART pasal 10, jika ada masalah tentunya harus di koordinasikan dengan Ketua DPD AWPI kaltim sehingga ada klarifikasi kedua belah pihak, yang bersifat intern organisasi.
“Saya tidak perlu memperpanjang soal DPC AWPI Kubar, intinya harus kembali ke Marwah Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga, itu yang kami tegakkan. Namun permintaan dan permohonan lisan saat itu mendesak DPD kaltim, berdalih sementara tetapi justru mereka gunakan untuk menyerang kami pada akhirnya, yang notabenenya mereka bukan dari kalangan wartawan atau Media yang menjadi pertimbangan belum kami putuskan mereka bentuk DPC AWPI Kubar hingga saat ini, kami terkejut DPP menerbitkan SK untuk DPC AWPI Kubar tanpa rekomendasi dari DPD Kaltim. Intinya adalah komunikasi yang baik yang terukur,” tandas Dr Jiuhardi, SE, MM Ketua DPD AWPI Kaltim. (am)











