INSPIRATORNEWS.COM PENAJAM – Sungguh ironis proyek jalan yang dianggarkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional XII Kalimantan Timur di Kecamatan Sepaku Kabupaten PPU belum maksimal dan terkesan asal-asalan.
Ini terlihat dari hasil pemantauan tim LSM Jaringan Pemantau Pembangunan Kaltim menemukan banyak kejanggalan terkait proyek ruas jalan Sepaku – Simpang Pelabuhan ITCHI yang menelan anggaran sebesar Rp 25 miliar tahun 2020.
Proyek ini dikerjakan oleh PT ILA BASICA KONTRUCTION mulai kerja 4 Agustus samoai akhir Desember 2020 tapi dalam pelaksanaannya mengalami keterlambatan waktu penyelesaian.
Salah satu warga Sepaku Ruslan menanggapi miring terkait proyek ini, karena kualitas aspal yang tidak standar ini terbukti dengan banyaknya jalan usai di perbaiki banyak mengalami kerusakan parah, kalau memang kualitas aspal baik tidak mungkin seperti ini, ujar Ruslan.
Sementara itu sekretaris LSM JPP Kaltim Hermansyah juga menyoroti lemahnya pengawasan dari pihak BPJN XII Kaltim sehingga kondisi jalan banyak yang rusak.
“Selanjutnya kami bersama tim akan melakukan investigasi terkait pelaksanaan pekerjaan ini dan tidak menutup kemungkinan hasil temuan, akan kami teruskan ke penegak hukum untuk mengusut tuntas apabila di temukan dugaan penyelewengan anggaran,” tegasnya.
Pihak BPJN XII melalui PPK Fajar menjelaskan bahwa pekerjaan sudah selesai dan masih masa pemeliharaan, ujarnya.(dn)





