INSPIRATORNEWS.COM TANJUNG REDEB, – Pekerjaan pembangunan saluran drainase menggunakan U- Ditch yang dikerjakan oleh PT Jasin Effrin Jaya dengan menggunakan dana APBD tahun 2024 di Kabupaten berau, saat ini tengah menjadi sorotan. Proyek yang berlokasi di Jalan perapatan, Kelurahan sei bendungun, Kecamatan tanjung redeb, Kabupaten berau ini diduga dikerjakan asal-asalan.
Menurut warga setempat yang rumahnya tidak jauh dengan proyek, teknik pemasangan . “Tidak kelihatan U-Ditch nya rapi atau tidak…yang kelihatan adalah cor trotoar penutup atas terlihat agregat halus tidak menyatu,pemasangan U-Ditch tidak tertata rapi, yang penting jadi,” ujar salah satu warga yang tidak mau di sebutkan namanya pada Minggu, (14/7/2024).
Selain itu, pengerjaan saluran air ini tidak dilengkapi dengan papan informasi mengenai nilai proyek dan volume pekerjaan yang dikerjakan. “Kami tidak tahu berapa anggarannya, hanya tahu bahwa ini menggunakan dana APBD melalui DPUPR Berau ,” tambah warga yang tidak ingin disebutkan namanya.
Manfaat dari proyek ini seharusnya adalah untuk mengatasi genangan air yang sering terjadi di jalan dan permukiman warga. Namun, dirinya menilai proyek ini tidak efektif. “Seharusnya pemasangan U-Ditch itu rapi dan tidak asal jadi hingga susunan U-Ditch naik turun yang dinilainya saluran tersebut tidak efektif,” keluh warga lainnya.
Warga juga mengkritik pemasangan U-Ditch yang tidak disertai dengan lantai dasar dan belok belok seperti ular hingga naik turunnya U-Ditch. “Coba lihat, pemasangan U-Ditch seperti itu tidak akan membuat air lancar, tetap saja air akan tergenang saat musim hujan dan bisa saja masuk ke rumah warga,” ujar seorang warga dengan nada kesal.
Dirinya juga berharap selain menjadi catatan hasil pekerjaan, juga meminta sebagai pertimbangan akhir pada saat serah terima akhir pekerjaan (Final Hand Over-FHO) yang dilakukan secara resmi dari penyedia jasa kepada direksi pekerjaan, dilakukan setelah penyedia jasa menyelesaikan semua kewajibannya selama masa pemeliharaan,”pungkasnya. (Sup)





