INSPIRATORNEWS.COM SAMARINDA – Belum juga mereda polemik kelangkaan dan harga minyak goreng yang melambung tinggi, kini muncul masalah baru yang menyangkut hajat hidup orang banyak di Indonesia, yakni terkait kelangkaan solar.
Di berbagai daerah di Kaltim khususnya di Kota Samarinda bahan bakar minyak (BBM) jenis solar kini mulai susah ditemukan. Antrean panjang berjam-jam di SPBU untuk mendapatkan solar kini jadi pemandangan yang lazim (solar langka).
Kelangkaan solar sendiri sebenarnya sudah terjadi sejak beberapa bulan lalu. Bahkan untuk sejumlah daerah di Kaltim kelangkaan BBM solar sudah terjadi berbulan-bulan lamanya.
Untuk mendapatkan solar, para supir bahkan harus berkeliling kota, mencari SPBU yang masih memiliki stok. Para sopir terpaksa antre, karena langkanya solar.
Khusus di Kota Samarinda antrean mobil kecil maupun besar terlihat sudah antre sejak malam sampai pagi hari, walaupun SPBU sudah tutup lebih awal.
Menurut Yadi sopir truk ekspedisi mengatakan kami sudah antre sejak pukul 10.00 malam dan sekarang pagi ini baru dapat BBM solar sebab kalau tidak antre maka pasti tidak dapat solar, katanya.
Sedangkan Rusli juga sopir truk menegaskan kenapa Kaltim penghasil minyak terbesar kok sering kekurangan stok BBM solar, apakah ada yang menimbun atau memang subsidi solar yang kurang, beber Rusli.
Kami harapkan pemerintah untuk lebih peka melihat kondisi di lapangan seperti apa mobil antre berjam-jam demi untuk mendapatkan solar.
“Harapannya pihak pemerintah agar cepat mengatasi persoalan ini, jangan sampai berlarut-larut sehingga merugikan masyarakat kecil, jangan sampai kelangkaan BBM solar ini sama dengan kelangkaan minyak goreng,” bebernya. (zlf)







