INSPIRATORNEWS.COM KUARO – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Kecamatan Kuaro sukses menyelenggarakan Konferensi Cabang Masa Bakti XXIII Tahun 2025 pada Rabu (30/7), bertempat di Aula MTs Negeri 3 Paser. Konferensi ini menjadi forum permusyawaratan tertinggi di tingkat cabang yang bertujuan untuk mengevaluasi kinerja organisasi, menyusun arah program kerja, serta memilih kepengurusan baru untuk periode 2025–2030.
Dengan mengusung tema “Guru Berdaya, Guru Sejahtera, Kuaro Tuntas Terwujud Nyata”, konferensi dihadiri oleh pengurus ranting, kepala sekolah, pengawas dan perwakilan guru dari seluruh satuan pendidikan se-Kecamatan Kuaro.
Konferensi dibuka secara resmi oleh Ketua PGRI Kabupaten Paser, Jauhari, S.Pd., M.Pd, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya peran cabang dalam membumikan nilai-nilai perjuangan PGRI. “Perubahan yang besar dimulai dari kerja-kerja nyata di akar rumput. PGRI harus hadir memberi solusi dan perlindungan bagi guru,” ujar Jauhari.
Proses pemilihan ketua cabang dipimpin oleh Sukirno, S.Pd, M.Pd Sekretaris PGRI Kabupaten Paser, yang bertindak sebagai pimpinan sidang. Pemungutan suara dilakukan secara langsung, jujur, adil, dan demokratis.
Dari 42 suara yang masuk,sebanyak 41 suara sah dan 1 suara tidak sah.Hasil akhir pemilihan adalah sebagai berikut:
Umi Lailatuzuhroh, S.Pd.I. (Bendahara Cabang) – 28 suara
Ida Kasmawati, S.Pd (Pengurus Cabang) – 7 suara
Fitri Juariahti, S.H. (Pengurus Cabang) – 6 suara
Rahmi Namiratulmina, S.E. (Anggota) – 0 suara
Dengan perolehan suara terbanyak, Umi Lailatuzuhroh, S.Pd.I. resmi terpilih sebagai Ketua PGRI Cabang Kuaro Masa Bakti XXIII Tahun 2025–2030.
Dalam sambutannya, Umi menyampaikan komitmennya untuk menghidupkan kembali semangat kolektif guru dalam organisasi PGRI. “Kita ingin PGRI Cabang Kuaro menjadi rumah yang menguatkan, mewadahi, dan memperjuangkan kepentingan para guru. Semangat Guru Berdaya, Guru Sejahtera akan kita wujudkan bersama,” ucapnya penuh semangat.
Konferensi ditutup dengan pembacaan rekomendasi organisasi yang berfokus pada:
peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan dan komunitas belajar,
advokasi terhadap hak-hak profesi pendidik,
serta peningkatan peran sosial PGRI dalam membangun karakter bangsa melalui pendidikan.
Dengan kepengurusan baru yang terbentuk, PGRI Kecamatan Kuaro diharapkan semakin solid, responsif, dan mampu menghadirkan perubahan nyata bagi kemajuan pendidikan di wilayahnya. (Red Paser)





