INSPIRATORNEWS.COM SAMARINDA – Ketua Komisi III DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud mengatakan untuk tahun ini 2021 Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Timur harus lebih pro aktif dan bekerja maksimal karena tahun ini Dinas PUPR mendapatkan suntikan dana sebesar Rp 1,541 triliun untuk membiayai pembangunan infrastruktur di Kaltim.
Demikian penuturan Ketua Komisi III DPRD Kaltim Hasanuddin mas’ud ketika di jumpai sejumlah awak media di Gedung DPRD Kaltim Jalan Teuku Umar Samarinda Kamis (15/4/21) beliau menjelaskan dari hasil hearing pada bulan lalu bersama seluruh jajaran Dinas PUPR Kaltim kami sudah menekankan kepada Dinas tersebut untuk bekerja lebih maksimal dan membuat infrastruktur yang berguna bagi masyarakat.
Lanjut politisi Partai Golkar sekaligus Ketua Partai Golkar Kutai Kartanegara ini lebih jauh menjelaskan agar program kerja yang disampaikan harus terintegrasi dengan baik, kedepannya, pihak atau instansi yang diundang mestinya mempersiapkan terlebih dahulu materi yang akan disampaikan.
“Biasanya, sebelum dilakukan rapat, kami telah bersurat jauh hari sebelumnya. Nah, agar bisa kami pelajari dan pahami terlebih dahulu, sebaiknya, materi diserahkan kepada kami sehari atau dua hari sebelum pertemuan,” terang dia.
Selain itu, kata dia, Komisi III mengharapkan, semua program kerja Dinas PUPR-PERA dalam penganggaran, dapat mengakomodasi hasil serap aspirasi atau reses dari anggota dewan. Termasuk meningkatkan koordinasi dengan DPRD khususnya Komisi III, ujarnya.
“Banyak contoh kebutuhan infrastruktur di Kaltim mendesak di perbaiki salah satunya di Kota Samarinda banyak kondisi jalan yang rusak dan berlubang,” karena kebutuhan jalan bagi masyarakat adalah kebutuhan yang paling utama, kalau jalan rusak atau berlubang maka otomatis ekonomi masyarakat tidak berjalan dengan baik, katanya.
“Kami dan seluruh anggota DPRD Kaltim khususnya Komisi III akan terus memantau dan mengawal proses dan kinerja Dinas PUPR sebagai ujung tombak pemerintah dalam menjalankan roda pemerintahan dan membangun infrastruktur demi untuk kesejahteraan bersama, imbuhnya.(zlf)





