KKSS Kaltim Fasilitasi Pemulangan 7 Jenasah Korban Kebakaran ke Wajo Sulawesi Selatan

Borneonews, Samarinda350 Dilihat

INSPIRATORNEWS.COM.SAMARINDA – Peristiwa kebakaran ruko kelontongan yang menjual sembako dan bensin eceran yang mana menewaskan 7 orang di Jl Abdul Wahab Sjahranie RT 14 Kelurahan Gunung Kelua, Kecamatan Samarinda Ulu Kota Samarinda Minggu (17/4/2022) pukul 04.30 WITA.
akan di pulangkan ke kabupaten Wajo Sulawesi Selatan pada Senin (18/4/22) besok.

Menurut Ridwan Tasa salah satu pengurus KKSS Kaltim mengatakan semua jenasah korban kebakaran ruko akan di pulangkan ke kampung halamannya masing-masing besok.

‘Ini semua atas permintaan keluarga besar korban kebakaran karena kebetulan semua korban adalah warga KKSS Kaltim,” beber Ridwan Tasa di ruang jenazah RS AW Syahranie Minggu (17/4/22)

“Semua almarhum dan almarhumah ini kebetulan adalah keluarga KKSS yang berasal dari Wajo, dan keinginan keluarga untuk dimakamkan di Sulawesi Selatan. Maka kami sedang mengurus untuk menyelesaikan segala sesuatunya agar dapat memulangkan jenazah ke kampung halaman,” ujar Ridwan Tasa.

“Mudah-mudahan tidak ada halangan untuk proses pemulangan ini, dan kita sudah berkoordinasi dengan sebuah yayasan untuk secepatnya bisa dilakukan fardu kifayahnya, sebelum kita berangkatkan ke Sulawesi,” tukas Ridwan melanjutkan.

Saat ini tujuh jenazah korban meninggal dunia yang merupakan satu anggota keluarga tersebut, masih disemayamkan di RSUD Abdul Wahab Syahranie Samarinda untuk dilakukan visum lebih lanjut.

Kerabat korban yang juga tergabung dalam KKSS Kaltim silih berganti berdatangan, untuk menengok kondisi jenazah korban beserta keluarganya yang selamat.

Sementara itu Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli mengatakan Polresta Samarinda sudah berhasil mengamankan sopir berikut penumpang mobil  Hilux KT  8502 NN yang menabrak bensin eceran hingga menyebabkan kebakaran maut di Jl Abdul Wahab Sjahranie Samarinda, Minggu (17/4/2022) dini hari tadi.

Sang sopir, RI dan penumpangnya MR ditangkap setelah sebelumnya sempat kabur usai kecelakaan yang menjadi pemicu tewasnya sekeluarga yang terdiri dari tujuh orang itu.

“Sudah kami amankan dan saat ini masih dimintai keterangan,” kata Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli. (hr)