Kisah Pak Ambo Warga Bontang bersama Buaya Riska, 24 Tahun Hidup Bagai Bapak dan Anak

Bontang585 Dilihat

INSPIRATORNEWS.COM BONTANG – Pak Ambo dan Buaya Riska. Tak masuk akal dan di luar nalar, seorang pria paruh baya asal Bontang, Kalimantan Timur bisa bersahabat dengan buaya muara besar yang dia berinama Riska.

Banyak yang keheranan dengan Pak Ambo dan Buaya Riska, termasuk juga yang digambarkan oleh Panji Petualang saat menyaksikan Pak Ambo akrab dengan buaya Riska pada Oktober 2022 lalu.

Kisah persahabatan pria bernama Ambo (52) dengan seekor buaya muara bernama Riska sudah lama memang menarik perhatian. Video kebersamaannya dengan buaya ‘Riska’ banyak beredar di media sosial.

Hubungan Pak Ambo dan Buaya Riska sangat dekat. Ambo selalu memberi makan buaya ‘Riska’ dan sering bermain dengannya. Bahkan orang di sekitar tempat tinggalnya sering menyebut keduanya layaknya seperti bapak dan anak.

Kisah persahabatan keduanya berawal saat Ambo bertemu dengan buaya ‘Riska’ 15 tahun silam. Saat itu Ia hendak memancing di muara, tiba-tiba muncul seekor buaya berukuran setengah meter datang mendekati perahunya.

Ambo mengaku saat itu merasa takut dan berusaha menghindari buaya tersebut. Namun, buaya itu terus mengikuti perahu Ambo. Kejadian ini terus berulang setiap kali Ambo memancing di muara tersebut.

Akhirnya, suatu hari Ambo memberanikan diri untuk berenang di muara. Benar saja, buaya itu kemudian muncul dan mendekatinya. Takut akan terluka, buaya itu ternyata tidak menyerang Ambo. Buaya itu justru cenderung menurut saat beberapa kali Ambo menghalaunya.

Sejak saat itu lah Ambo merawat buaya yang diberi nama Putri Riska dan selalu memberinya makan.

Ambo bercerita, Ia pernah didatangi petugas dari dinas terkait untuk mengevakuasi buaya ‘Riska’. Namun, evakuasi itu ditolak oleh warga setempat, dengan alasan buaya ‘Riska’ tak pernah mengganggu dan menyerang warga. Bahkan warga sering mencari-cari ketika Ia tak datang.

Setelah melalui komunikasi panjang, petugas akhirnya membuat perjanjian bahwa Ambo lah yang akan bertanggung jawab jika suatu saat buaya ‘Riska’ berulah.

“Nyawa saya taruhannya, kalau memang dia macam-macam. Saya selalu kasih tahu Riska, tidak boleh menyerang manusia,” tutur Ambo.

Buaya ‘Riska’ hidup bebas di muara di daerah Guntung, Bontang Utara. Meski begitu, Ia tak pernah melukai warga yang tinggal di daerah tersebut.

Warga juga sudah tak asing lagi karena mayoritas warga yang merupakan nelayan sering bertemu buaya ‘Riska’ bahkan buaya muara lainnya.

Saat ini, buaya ‘Riska’ diperkirakan berumur 24 tahun dengan panjang 4 meter lebih. Ia memiliki dua anak, bernama Rara dan Ristana. (dn)