Kampung Terisolir, Listrik dan Sarana Telekomunikasi Sangat Mendesak di Kampung Lemper Kab Kubar

Kubar, Pembangunan329 Dilihat

INSPIRATORNEWS.COM SENDAWAR – Wilayah kabupaten Kutai Barat yang sangat luas sehingga mengakibatkan beberapa kampung berada jauh atau keberadaannya sangat susah untuk di akses apalagi dengan kondisi jalan yang kurang baik di tambah sarana kebutuhan dasar juga belum terpenuhi maka sangat lengkap penderitaan masyarakat kampung tersebut seperti kampung Lemper kecamatan Bongan.

Menurut petinggi kampung Lemper Aliansyah ketika di jumpai di ruang kerjanya Rabu (26/2/20) mengatakan beginilah kondisi kampung Lemper saat ini, kami tidak bisa berbuat apa-apa karena dengan anggaran dana desa yang terbatas maka pembangunan infrastruktur di kampung kami juga sangat terbatas.

Ada 4 kampung yang merasakan penderitaan ini adalah kampung Lemper, Deraya, Gerunggung dan Tanjung Soke semua merasakan hal ini karena kampung ini berada dalam satu wilayah dan akses menuju ke 4 kampung tersebut hanya lewat darat dengan kondisi jalan yang sangat parah apalagi kalau musim hujan hampir semua aktivitas masyarakat tidak bisa terlaksana di tambah lagi dengan jaringan telekomunikasi dan listrik juga tidak ada.

Kondisi jalan poros menuju kampung Lemper rusak parah

Akan tetapi kami tidak patah semangat, kami akan terus bekerja keras bagaimana masyarakat kampung Lemper agar dapat hidup sejahtera dan ekonomi masyarakat akan maju.

Saya akan bekerja bersama aparat kampung dan seluruh masyarakat untuk bersama-sama membangun agar kampung kita ini dapat maju dan masyarakat dapat menikmati pembangunan walaupun penuh keterbatasan.

Lanjut petinggi Lemper Aliansyah, khusus tahun ini 2020, kami sudah memprioritaskan pembangunan untuk pembuatan Lamin Adat dan infrastruktur lainnya, termasuk di bidang pelayanan kesehatan seperti stanting dan pemberian gizi juga prioritas dan pelatihan jahit-menjahit termasuk alat mesin jahit dan penyediaan sarana olahraga.

Kampung Lemper yang berbatasan langsung dengan kabupaten Penajam Paser Utara ini memang sangat jauh dari pusat ibukota Sendawar yang membutuhkan waktu normal sekitar 5-6 jam jarak tempuh ke Barong Tongkok, mudah-mudahan tahun ini ada perhatian pemerintah untuk kampung kami terutama kebutuhan yang paling mendasar seperti sarana listrik, jaringan telekomunikasi dan perbaikan jalan, katanya.(zlf)