Infrastruktur dan Sektor Pertanian Modal Utama Pembangunan Kampung Dingin Kab Kutai Barat

Kubar, Pembangunan427 Dilihat

INSPIRATORNEWS.COM SENDAWAR – Pembangunan kampung Dingin kecamatan Muara Lawa kabupaten Kutai Barat sudah berjalan sesuai program yang telah di tentukan mulai dari pembangunan infrastruktur jalan, jembatan dan pembangunan fisik gedung semua sudah berjalan dan di tahun 2020 ini akan tetap di lanjutkan agar semua pembangunan dapat dinikmati oleh masyarakat.

Demikian dikatakan petinggi kampung Dingin Hobi ketika ditemui di ruang kerjanya Senin (17/2/20) mengatakan kampung Dingin sudah melaksanakan pembangunan 100 % di tahun 2019 lalu semua sudah berjalan tinggal menyelesaikan laporan hasil pembangunannya.

Seperti di ketahui kampung Dingin terletak di pinggir jalan poros Kukar-Kubar atau persisnya berada di kawasan kecamatan Muara lawa di mana sangat mudah untuk di akses menuju kampung Dingin.

Untuk rencana pembangunan kedepan tahun 2020 ini, kami tetap komitmen memprioritaskan infrastruktur semenisasi jalan, sarana air bersih dan sektor pertanian seperti pembuatan percetakan sawah termasuk pemberdayaan di bidang kesehatan.

Salah satu pembangunan infrastruktur jalan di kampung Dingin kec Muara Lawa Kab Kutai Barat

Lanjut petinggi Hobi, sebenarnya kami telah merencanakan pembangunan di sektor pertanian sebagai prioritas karena selama ini masyarakat hanya berfokus ke tanaman karet dimana harganya yang relatif rendah sehingga ekonomi masyarakat tidak dapat meningkat makanya kami memfokuskan di sektor pertanian agar ekonomi masyarakat dapat berubah dan meningkatkan taraf hidupnya.

Kampung Dingin yang di huni 1086 jiwa ini, yang mayoritas penduduknya dari etnis Dayak Benuaq dengan mata pencaharian sebagai tani, berladang dan swasta sangat cocok untuk pertanian makanya kami akan merubah pola pikir masyarakat bagaimana seandainya dari berkebun karet menjadi petani sawah agar dapat meningkatkan kesejahteraan mereka.

Petinggi yang di kenal ramah dengan warganya ini juga menekankan kepada seluruh warga kampung Dingin untuk mengubah pola pikir masyarakat untuk tidak bergantung kepada kebun karet atau perusahaan menjadi karyawan, akan tetapi bagaimana warga kami dapat hidup mandiri, salah satunya adalah dengan memberdayakan ekonomi masyarakat melalui sektor pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan.

Jadi selain infrastruktur yang menjadi modal utama pembangunan kampung Dingin juga ada pembangunan untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat agar supaya warga kami tidak lagi bergantung hidupnya di perusahaan ataupun lainnya melainkan akan tercipta kemandirian melalui pemberdayaan yang akan kita laksanakan sekarang ini,bebernya.(dn)