INSPIRATORNEWS.COM BALIKPAPAN – Komite I DPD RI merupakan alat kelengkapan DPD RI yang bersifat tetap, yang mempunyai lingkup tugas pada otonomi daerah, hubungan pusat dan daerah, serta pembentukan, pemekaran, dan penggabungan daerah.
Oleh karena itu Komite I DPD RI yang beranggotakan 11 anggota perwakilan dari berbagai daerah yang dipimpin Wakil Ketua Komite I DPD RI, Abdul Kholiq melakukan kunjungan kerja ke Kaltim, Selasa (4/2/2020)
Kunjungan tersebut disampaikan Abdul Kholiq, menggali lebih dalam sejauh mana kesiapan Kaltim untuk perpindahan Ibu Kota Negara (IKN). “Tujuan kami ke Kaltim adalah untuk lebih mengetahui tentang kesiapan Kaltim menjadi ibukota, dan bagaimana kesiapan lahan untuk perpindahan itu,” kata dia pada pertemuan di Ruang VIP Room Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, Balikpapan.
Sementara itu, Asisten II Pemprov Kaltim Abu Helmi menjelaskan bahwa lahan di Kaltim terletak pada lokasi yang strategis. Kaltim ditetapkan sebagai ibu kota yang baru karena dinilai memenuhi persyaratan yang ditentukan dari pemerintah pusat. Kekhawatiran masyarakat dari segi sosial keamanan juga cenderung relatif aman. “Walaupun masyarakat Kaltim bersifat heterogen dari berbagai macam komunitas suku, namun Kaltim cenderung aman,” ujarnya.
Dalam rapat tersebut, Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun mengatakan bahwa hal yang sangat mendesak dan sangat penting bukan hanya terkait IKN, namun juga terkait dengan pembangunan di seluruh daerah Indonesia.
“Saya lebih cenderung menamakan pembangunan ini semesta berencana yang akan menjadi haluan seluruh daerah dalam menentukan program kerja dan visi misinya bagi kepala daerah,” kata Samsun.
Turut hadir dalam pertemuan itu unsur forkopimda dan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Kaltim.(am)





