INSPIRATORNEWS.COM SAMARINDA – Peristiwa perkelahian yang sempat menggemparkan warga Jalan S Parman Samarinda pada Senin (4/7/2022) pada pukul 17.30 sore sangat mencekam, karena terlihat beberapa orang berlarian sambil membawa senjata tajam berupa Badik dan parang.
Menurut saksi mata.di lokasi kejadian, Amir menjelaskan sore itu dia usai pulang kerja hendak pulang, namun di sekitar Jalan S Parman atau di samping Taman Cerdas terlihat beberapa pemuda saling menyerang dengan menggunakan senjata tajam.
“Ngeri mas kami melihat orang saling serang setelah itu terlihat ada orsng jatuh berlumuran darah dan sebagian lagi berlarian ke arah Lapangan Tenis lalu menyeberang Sungai,” kata Amir.
Kapolsek Samarinda Ulu AKP Zaenal Arifin melalui Kanit Reskrim Iptu Fahrudi mengatakan dalam peristiwa tersebut satu orang tewas akibat tikaman badik yang dilakukan oleh Amirullah (38), di mana pelaku tersebut diketahui baru keluar dari penjara dengan kasus pembunuhan, yang divonis 15 tahun penjara.
Baik korban maupun pelaku saat itu langsung dilarikan ke RSUD Abdoel Wahab Sjahranie (AWS) untuk menjalani perawatan.
“Untuk pelaku mengalami luka di dada saja tidak terlalu parah dan masih sadar, sedangkan Yusrani kritis karena mengalami pendarahan akibat dua tikaman sekitar pukul 05.00 WITA korban (Yusrani) meninggal dunia,” pungkasnya.
Untuk barang bukti yang diamankan satu bilah badik dan satu unit sepeda motor, sebagai sarana pelaku mendatangi korban.
“Jadi, untuk pasal yang dikenakan sementara, yakni 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dan atau pasal 351 ayat (3) tentang Penganiayaan yang menyebabkan orang meninggal dunia,” katanya. (iw)





