INSPIRATORNEWS.COM TENGGARONG – Setelah menunggu beberapa bulan lamanya sebagian warga Kecamatan Muara Badak khususnya para petambak kerang dara yang menderita musibah kehilangan mata pencaharian utama akibat pencemaran lingkungan mendapatkan bantuan tali asih dari Pertamina Hulu SangaSanga (PHSS).
Kecamatan Muara Badak memfasilitasi penyerahan tali asih dan bantuan sosial Sebanyak 299 orang petambak kerang dara menerima bantuan tersebut plus bantuan dari Pemkab Kutai Kartanegara.
Penyerahan tali asih dan bantuan social dilakukan di Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Muara Badak Ilir Kecamatan Muara Badak, Selasa (4/3/2025).
“Penyerahan tali asih nya kepada nelayan kerang dara sebanyak 299 orang tali asih nya dari Pertamina Hulu Sanga-Sanga (PHSS) sebesar Rp2 juta per orang untuk dari Pemkab melalui dinas sosial membantu berupa sembako sebanyak 52 paket,” kata Camat Muara Badak Arfan.
Untuk bantuan paket sembako yang diserahkan sebanyak 52 karena hasil dari verifikasi tim Dinsos Kukar jumlah inilah yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
“52 yang masuk DTKS, karena yang sebagian itu kan banyak yang mampu selain itu Pemda juga akan mengusahakan mengkomunikasikan dengan pihak bank untuk relaksasi pengembalian kredit karena sebagian ada pinjaman ke bank ya mungkin usulan penundaan pembayaran atau perpanjangan waktu pembayaran kredit,” ungkap Arfan.
Arfan menegaskan untuk usulan berkomunikasi dengan pihak perbankan akan ditindaklanjuti setelah penyerahan tali asih ini yang dilanjutkan dengan pendataan siapa saja para nelayan kerang dara yang memiliki beban tanggungan kredit di perbankan.
“Baru kita dapat hari ini jadi masih akan kita usahakan termasuk teman-teman DPRD dari Komisi 1 tadi juga berkomitmen akan ikut mendorong ke bank untuk bisa memberikan kebijakan (relaksasi, red) tersebut,” tegasnya.
Sekali lagi atas nama pemerintah kecamatan, Arfan mengucapkanterima kasih kepada pihak Pertamina Hulu Sanga-Sanga yang sudah memberikan tali asih dan turut prihatin terhadap musibah yang dialami oleh nelayan kerang dara.
“Dan kepada nelayan kerang dara namanya ini bantuan tali asih, ya semoga bisa benar-benar diterima dan dimanfaatkan untuk mengurangi beban yang sampai dengan saat ini dihadapi,” katanya.
“Semoga dengan bantuan tersebut kepada para penerima agar dapat menggunakan dengan sebaik-baiknya sesuai dengan kebutuhannya,” pungkasnya. (Zlf/ADV)











