Bupati Kubar Resmikan Jembatan Sri Raja Kampung Jambuk

INSPIRATORNEWS.COM SENDAWAR – Pemerataan pembangunan di setiap daerah adalah hal yang harus dilaksanakan sebagai upaya demi terwujudnya Kutai Barat yang Semakin Adil, Mandiri dan Sejahtera yang berlandaskan Ekonomi Kerakyatan dan Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia, maka Pemerintah Daerah di bawah pimpinan Bupati Kutai Barat dan Wakil Bupati saat ini telah berkomitmen untuk melaksanakan pemerataan pembangunan yang dilaksanakan mulai dari pinggiran hingga pusat kota Kabupaten Kutai Barat. Kecamatan Bongan sendiri merupakan salah satu wilayah yang menjadi pintu gerbang utama masuk wilayah Kabupaten Kutai Barat, hal ini menjadikan suatu keharusan untuk melaksanakan pembangunan infrastruktur publik yang memadai.

Jembatan Sri Raja Kampung Jambuk Kecamatan Bongan kabupaten Kutai Barat

Dalam meningkatkan pelayanan yang baik tersebut kepada Masyarakat, Bupati Kutai Barat FX Yapan secara simbolis meresmikan sarana dan prasarana Kampung yaitu peresmian jembatan Sri Raja kampung Jambuk yang didampinggi Sekretaris Daerah Kutai Barat, Asisten 1 Kutai Barat, Angota DPRD Kutai Barat, dan sejumlah Kepala Perangkat Daerah Kutai Barat serta unsur lembaga Kampung se kecamatan Bongan  pada  Minggu (13/9/20).

Dengan adanya pembangunan tersebut dan capaian pembangunan dalam wilayah Kecamatan Bongan ini, masyarakatnya dapat memanfaatkan fasilitas tersebut untuk melaksanakan rutinitas sehari-hari dan meningkatkan gairah perekonomian masyarakat menuju Kecamatan Bongan sejahtera secara mandiri,”harapnya.

Lebih lanjut Bupati  berpesan, Suksesnya pembangunan yang keberlanjutan dalam wilayah ini, para Petinggi dan BPK harus bersinergi demi membangun kerjasama serta komunikasi yang baik yang kemudian dilanjutkan ke Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Daerah. Masing-masing melaksanakan tanggung jawab sesuai tugas dan fungsinya.

Bupati Kubar FX Yapan saat penandatanganan prasasti

Dalam melaksanakan pembangunan harus mengedepankan musyawarah dan transparansi dengan menyesuaikan pada kebutuhan publik yang penggunaan anggarannya perioritas pada hal-hal yang menjadi kebutuhan yang mendesak dan merangkul seluruh elemen masyarakat untuk bahu membahu mewujudkan desa atau kampung berkembang, maju dan mandiri dari segala bidang,” pungkasnya.

Sementara Petinggi Kampung Jambuk Syahril mengatakan bahwa pembangunan jembatan Sri Raja kampung Jambuk adalah bertujuan sebagai urat nadi ekonomi dimana masyarakat dapat menikmati dan melintasi jembatan tersebut sebagai akses menuju ke ladang dan rencana kedepan akan menjadikan tempat berkumpul atau wisata di kampung Jambuk.

Lanjut Syahril pembangunan jembatan ini menelan biaya sekitar Rp574 juta bersumber dana dari dana desa yang di peroleh dalam 3 tahap, jadi manfaat utama pembangunan jembatan ini adalah untuk pertanian dan wisata dan kedepannya akan di tingkatkan lagi fasilitasnya seperti semenisasi jalan, pembuatan kolam, tempat bermain, gasebo dan fasilitas umum lainnya agar supaya tempat ini dapat di kunjungi masyarakat dan ekonomi masyarakat sekitar juga akan meningkat.

’’Kami berharap kepada seluruh masyarakat Jambuk untuk menjaga dan memelihara aset kita ini, karena jembatan ini bukan milik pemerintah kampung melainkan milik seluruh masyarakat, mari kita bersama-sama membangun ekonomi masyarakat untuk kesejahteraan dan kemakmuran bersama, ’’katanya.(zlf)