BPJN Kaltim Respon Cepat Tangani Jalan Longsor di KM 14 Poros Berau – Bulungan

Berau247 Dilihat

INSPIRATORNEWS.COM BERAU – Ruas jalan nasional tepatnya di KM 14 Gunung Tabur Kabupaten Berau mengalami longsor dan mengakibatkan arus lalu lintas dan mudik lebaran terganggu pada Sabtu (29/3/2025) pukul 5 sore.

Menindaklanjuti hal tersebut, pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kaltim WIlayah II merespon cepat terkait insiden ini dengan turun ke lokasi dan melakukan penanganan darurat.

Kepala Satker BPJN Wilayah II Vias Muji Biticaca mengatakan kepada media Inspiratornews.com bahwa setelah menerima laporan ini, kami perintahkan cek dan turun lapangan dan semalam sudah bisa di lewati kendaraan.

“Besok pagi atau hari ini akan diperbaiki lagi dengan penimbunan aggregat agar smooth,” jelasnya.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.6 Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II Kalimantan Timur Ariesta Andayani Trihandoko membenarkan kejadian tersebut dan memperkirakan cuaca hujan memang jadi penyebab longsor.

“Langkah di lapangan, kami turunkan malam ini alat berat (ekskavator). Tim melakukan cutting, badan jalan yang tinggi itu agar selevel dengan badan jalan yang turun itu, agar mobil bisa lewat dan tetap fungsional,” jelasnya.

“Saat ini sudah bisa dilalui dengan kondisi sementara agar bisa mengurai kemacetan panjang,” imbuhnya.

BBPJN Kaltim akan terus mengawasi agar kendaraan yang mengangkut logistik serta pemudik antara kota dan provinsi

Lanjut Ariesta faktor historis jalan ruas Tanjung Redeb sampai batas Bulungan yang merupakan kan eks logging.

“Pelapukan terjadi karena bekas kayu ditimbun, sehingga hujan yang turun ini juga mengakibatkan adanya penurunan jalan, yang terjadi saat ini. Makanya satu badan jalan full patah dan terjadi penurunan, itu menurut saya penyebabnya utamanya,” jelas Ariesta.

Salah satu sopir travel Syaiful mengatakan berterima kasih kepada pemerintah yang cepat menangani jalan longsor ini, sehingga kami sebagai pengguna jalan merasa senang arus lalu lintas bisa berjalan normal,” katanya. (Zlf)