Anggaran Sektor Pertanian Kaltim Minim, Samsum: Perlu Ditambah Demi Wujudkan Kaltim Green dan Daulat Pangan

INSPIRATORNEWS.COM SAMARINDA – Kalimantan Timur mempunyai Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah seperti Batu bara, Migas dan lainnya yang menjadi primadona bagi sebagian masyarakat Kaltim.

Tapi perlahan kalau SDA tersebut terus di gali mungkin kedepannya akan habis dan potensinya akan berkurang.

Untuk itu, menurut Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun, menegaskan kepada media ini, bahwa apabila SDA nanti habis mau apalagi daerah ini, kalau tidak ada potensi lain yang dapat mengganti SDA tersebut.

Untuk itu, Samsun mengusulkan sektor pertanian di jadikan sektor andalan di bumi Kaltim karena luas daerah yang masih banyak peluang untuk dikembangkan.

Lanjut Samsun menambahkan selama itu pasokan hasil pertanian masih di dominasi dari luar daerah, makanya Kaltim harus memikirkan mulai saat ini sektor pertanian segera di kembangkan.

“Cuma yang jadi masalah, apakah pemerintah sudah berperan besar terkait sektor ini,” kata Samsun.

Perku diketahui Pemerintah Provinsi Kaltim hanya menganggarkan 7 % atau dianggarkan Rp117 miliar dari anggaran APBD Kaltim yang dianggap minim, ya kalau bisa 20% lah.

Seperti dengan visi misi Gubernur Kaltim yaitu imewujudkan Kaltim Green dan Berdaulat Pangan.

“Ini yang menjadi prioritas dan dasar untuk menganggarkan dana lebih untuk sektor pertanian,” kata Samsun.

Nawacita mendaulatkan pangan di Bumi Mulawarman dan ingin mewujudkan Kaltim Green belum sejalan dengan alokasi anggaran sektor yang ingin diunggulkan.

“Ingin mendaulatkan pangan, tapi Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) untuk alokasi pertanian masih minim, ibarat jauh panggang dari api, tak akan ketemu visi tersebut,” tukas Samsun.

“Intinya saat ini bagaimana anggaran sektor pertanian dapat ditingkatkan agar potensi pertanian Kaltim bisa maju dan tidak bergantung hasil pertanian dari luar,” jelas Samsun. (ADV/zlf)